Pages

Kamis, 03 November 2011

naskah pidato inggris indonesia tentang kepahlawanan

1
©2010_ www.haarrr.wordpress.com
ENGLISH SPEECH CONTEST
Topic : Women’s Rights and Emancipation
Title : Kartini Day and Women’s Emancipation
Grade : SD/MI/SMP/MTs
Script : Mr. Har _ http://haarrr.wordpress.com, e-mail: suehhar@live.com

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Honorable the headmaster of SD…
Honorable my teachers
Dear my friends…
First of all, let us praise to the Almighty Allah SWT, because of His Blessing we are
able to attend this English speech contest. Secondly, may peace be upon the prophet
Muhammad Saw who has guided us from the darkness into the brightness.
In this good opportunity, I would like to say many thanks to my teachers who have
given me chance to deliver an English speech in front of you all.
Brothers and Sisters…
On this occasion, I would like to deliver an English speech under the title: “Kartini Day
and Women’s Emancipation”.
We all know… every year, on 21st April (on the twenty first of April), Indonesian people
always celebrate Kartini Day. This celebration is to appreciate the contribution of R.A.
Kartini in improving the life of Indonesian women. Kartini Day also reminds us that
Indonesian women should get equality in education, achievement and social life. Kartini
has inspired us in supporting the wowen’s emancipation.
Brothers and Sisters…
In the past, Indonesian women had a very low social status. They could not attend
school to get education. Indonesian women were not able to reach good position in
social life. They did not have the same rights as men obtained.
This condition made R.A. Kartini concerned. She tried to change it. She wanted
Indonesian women to have higher education and better social status. Kartini expressed
her ideas and opinion in letters and then sent them to her close friend, Rosa
2
©2010_ www.haarrr.wordpress.com
Abendanon. Kartini’s letters were mainly about her views on the condition of native
Indonesian women. Another way of Kartini’s struggle was she established free school
for women. She thought that to improve the women’s life, they might have a higher
education.
My teachers…
My friends…
The letters from RA Kartini to Rosa Abendanon were compiled and published into a
book entitled : “Door Duisternis tot Licht” or known as “Out of Dark Comes Light”. In
Indonesian, we call it as Habis Gelap Terbitlah Terang.
Kartini’s letters indicated that she struggled to change the low status of women. She
inspired Indonesian women to get education and a better life. In other words, she
supported women’s emancipation. That is why, to appreciate Kartini’s ideas for the
women’s movement, in 1964, President Sukarno declared Kartini's birth date, 21st
April, as 'Kartini Day' - an Indonesian National Holiday which we celebrate it each year
until now.
Brothers and Sisters…
We always celebrate Kartini Day every year. The question is, what should we do in
celebrating it?
In my opinion, celebrating Kartini Day does not only mean we must wear traditional
clothes. The most important thing is we are reminded about her struggle against
discrimination towards women. Kartini Day also means that we cannot take for granted
the idea of men and women equality. There are, however, natural differences between
women and men. Kartini’s ideas should become the inspiration for women to get equal
rights as men obtained, in education, achievement and social status.
Nowdays, we can find many successful women in our country. There are many
Indonesian women who have amazing achievements in the field of business,
economics, education, government officials, and other professions. We can also find
Indonesian women who have become regency chiefs, governors, ministers, even
president of Indonesia. It indicates that Indonesian women have reached better social
status and they have participated in women’s emancipation.
My teachers…
Brothers, Sisters and all the Audiences…
I think that’s all my speech. I hope it will be useful for us, and I apologize if there are
mistakes in my speech.
Finally, I would like to say: “Happy Kartini Day…! Long Live Indonesia, Long Live
Indonesian Women…!!”
Hopefully Indonesian women will always be successful in education, achievement and
social life.
Thank your very much for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
3
©2010_ www.haarrr.wordpress.com
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:
Yang terhormat Kepala SD…
Yang terhormat Bapak/Ibu Guruku
Teman-temanku…
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Yang Maha Agung,
karena atas ridha-Nya kita bisa menghadiri lomba pidato Bahasa Inggris ini. Kedua,
semoga shalawat tercurah pada Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita
dari kegelapan menuju kecerahan.
Pada kesempatan yang bagus ini, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih
kepada guru-guru yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk
menyampaikan pidato Bahasa Inggris di depan Anda semua.
Teman-teman…
Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan sebuah pidato Bahasa Inggris dengan
judul: “Hari Kartini dan Emansipasi Perempuan (Wanita)”
Kita semua tahu… setiap tahun, pada tanggal 21 April, rakyat Indonesia selalu
merayakan Hari Kartini. Perayaan ini untuk menghargai RA Kartini dalam memperbaiki
kehidupan perempuan Indonesia. Hari Kartini juga mengingatkan kita bahwa
perempuan Indonesia seharusnya mendapatkan persamaan dalam hal pendidikan,
prestasi dan kehidupan sosial. Kartini telah memberikan inspirasi pada kita dalam
mendorong emansipasi perempuan.
Teman-teman…
Pada masa lalu, perempuan Indonesia berada pada level status social yang sangat
rendah. Mereka tidak bisa bersekolah untuk mendapatkan pendidikan. Perempuan
Indonesia tidak dapat meraih posisi bagus dalam kehidupan sosial. Mereka tidak
memiliki hak yang sama dibandingkan dengan laki-laki.
Kondisi ini membuat RA Kartini prihatin. Dia berusaha mengubahnya. Dia ingin
perempuan Indonesia memperoleh pendidikan yang lebih tinggi dan status sosial yang
lebih baik. Kartini mengungkapkan ide dan pendapatnya ke dalam surat, dan kemudian
mengirimkannya ke teman dekatnya, Rosa Abendanon. Surat-surat Kartini intinya
adalah tentang pandangannya terhadap kondisi perempuan asli Indonesia. Cara lain
perjuangan Kartini adalah mendirikan sekolah gratis untuk perempuan Indonesia. Dia
berpendapat bahwa untuk memperbaiki kehidupan perempuan, mereka harus
mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.
Bapak/Ibu guruku…
Teman-temanku…
Surat-surat dari RA Kartini kepada Rosa Abendanon kemudian dikumpulkan dan
diterbitkan ke dalam sebuah buku yang berjudul: “Door Duisternis tot Licht” atau yang
4
©2010_ www.haarrr.wordpress.com
dikenal dengan nama “Out of Dark Comes Light”. Dalam Bahasa Indonesia, kita
menyebutnya sebagai: Habis Gelap Terbitlah Terang.
Surat-surat Kartini menandakan bahwa dia berjuang untuk mengubah rendahnya
status perempuan. Dia memberikan inspirasi kepada perempuan Indonesia untuk
mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik. Dengan kata lain, dia
mendorong emansipasi perempuan. Itulah sebabnya, untuk menghargai ide-ide Kartini
dalam pergerakan perempuan, pada tahun 1964, Presiden Soekarno menyatakan hari
lahirnya Kartini, 21 April, sebagai ‘Hari Kartini’, -- hari libur nasional, yang kita rayakan
setiap tahun sampai sekarang.
Teman-teman…
Kita selalu merayakan Hari Kartini setiap tahun. Pertanyaannya adalah apa yang
seharusnya kita lakukan ketika merayakannya?
Pendapat saya, merayakan Hari Kartini bukan hanya berarti kita harus memakai
pakaian tradisional. Hal yang paling penting adalah kita diingatkan tentan
perjuangannya melawan diskriminasi terhadap perempuan. Hari Kartini juga berarti kita
tidak boleh asal terima saja ide persamaan perempuan dan laki-laki. Bagaimanapun,
ada perbedaan alamiah antara perempuan dan laki-laki. Ide-ide Kartini seharusnya
menjadi inspirasi buat perempuan untuk mendapatkan kesamaan hak dalam
pendidikan, prestasi dan status sosial.
Dewasa ini, kita bisa menemukan banyak perempuan sukses di Negara kita. Banyak
perempuan Indonesia yang memperoleh prestasi mengagumkan di bidang bisnis,
ekonomi, pendidikan, instansi pemerintah dan profesi lainnya. Kita juga bisa
menemukan perempuan Indonesia yang telah menjadi bupati, gubernur, menteri,
bahkan jadi Presiden Indonesia. Hal tersebut menandakan bahwa perempuan
Indonesia telah mencapai status social yang lebih baik dan mereka telah berpartisipasi
dalam emansipasi perempuan.
Bapak/Ibu Guruku…
Teman-teman dan semua yang hadir…
Demikianlah pidato saya. Saya berharap pidato saya tersebut berguna bagi kita, dan
saya memohon maaf jika ada kesalahan dalam pidato saya.
Akhirnya, saya ucapkan: “Selamat Hari Kartini…! Hidup Indonesia, Hidup Perempuan
Indonesia…!!”
Semoga perempuan Indonesia selalu sukses dalam pendidikan, prestasi dan
kehidupan sosial.
Terima kasih banyak atas perhatiannya.
This script is written by har
©2010 www.haarrr.wordpress.com
5
©2010_ www.haarrr.wordpress.com
Thank you for downloading from this site
® Education for All; Education for a Better Life
For more English speech scripts, please visit:
www.haarrr.wordpress.com

1 komentar: